Beranda > FOTOGRAFI > Penggunaan White Balance

Penggunaan White Balance

Musim pemilu telah tiba. Banyak sekali parpol yang pastinya membuat semua orang bingung mana yang bagus dari yang terbagus. Berbeda dengan pemilu sebelumnya dimana pemilu kali ini banyak menguntungkan tukang photo maupun percetakan hehe… jadi orang sadarnya kwalitas poto dan cetak itu berpengaruh…

Diskusi antara si warna dan si lambang. Saat itu si lambang menginap di rumah si warna karena hujan belum reda dari 3 hari yang lalu dan membuat banjir di sebagian wilayah.
Warna     : “bang…. Lambang bangun bang… udah jam 3 sore nih” sambil membangunkan
Lambang : “hmmmm… kok masih malem” jawab sambil menguap dan liat ke jendela
Warna     : “itu bukan malem tapi mendung” jawab dengan nada kesal
Lambang : “belum reda-reda yang dari kemarin hujan” sambil menguap dan garuk garuk kepala
Warna     : “iya masih gerimis aja”

Si warna langsung menghidupkan komputer lalu menyetel music agar membuat suasana kamarnya jadi semangat dan bergairah untuk berkarya…
Lambang : “request dong”
Warna     : “apa judulnya” sambil memainkan mouse memilih-milih lagu
Lambang : “lagunya cake yang friend is a four letter world” celetuk tanpa pikir panjang
Warna     : “hmm.. boleh asal kamu cuci muka dulu, ndak malu apa tuan rumahnya aja udah bangun dari tadi ehh.. malah tamunya masih aja molor…” dengan nada kesal
Lambang : “hehehe.. halah kamu juga kalo tidur ditempetku juga seperti itu”
Warna     : “habis kamu bangun lama jadi aku ikut tidur” jawab dengan rada-rada malu

Sejenak si lambang bergegas menuju kamar mandi yang ada di dalam kamar si warna…
Warna     : “tuh kopi dah tak siapin. Tuh kopi kesukaan mu”
Lambang : “wahhh.. jadi betah nih nginep disini hehe..” jawab sambil cengengesan
Warna     : “wah sial kamu dah nginep 3 hari lho disini. Kalo kata agama itu ndak pantes melebihi 3 hari nginep di tempet orang…” dengan nada kesal
Lambang : “kan anak-anak terlantar dipelihara oleh kamu na hehe..” ledek lambang
Warna     : “emang undang-udang 45”
Lambang : “iya iya aku tau diri kok”

Sesat menikmati kopi sembari melihat koleksi photo jepretan si warna di komputer
Warna     : “bang aku mau tanya nih? kamu tau ndak apa itu white balance”
Lambang : “tau dong.. photographer hehe..” jawab dengan sedikit sombong
Warna     : “ajarin dong..”
Lambang : “boleh boleh itung-itung balas jasa nginep di tempet mu hehehe. Tapi biar ndak panjang lebar mending kamu baca link ini dulu. http://erizaldi.multiply.com/journal/item/17 Ini alamat blog artikelnya bagus banget dan lumayan detail. Setelah itu baru tak jelasin aplikasinya..”

Music komputer pun dimatikan ketika si warna membaca artikel itu dan si lambang mengantikan music dengan genjrang-genjreng gitaran sambil menikmati kopi dan rokok… si lambang duduk di pintu jendela yang lumayan besar dan menikmati hamparan luas kampung di pinggiran kota dari kamar si warna yang berada di tingkat tiga. Si lambang pun menyanyikan lagu mars pemilu “pemilihan umum telah menanti kita… “ dan di sambut dengan cengengesan oleh si warna yang mendengarkan lagu itu sambil menggeleng-gelengkan kepala.

Warna     : “ooo… jadi tujuannya white balance itu mendekati warna aslinya toh, yang dikarenakan lemahnya kemampuan kamera dalam melogikakan suhu panas cahaya”
Lambang : “nah kan udah tau ndak usah tak jelasin lagi hehe..”
Warna     : “berarti kita harus mencari sendiri dengan fitur setting White balance yang pas, dan setting WB juga ndak baku yah”
Lambang : “ho’oh… trus cara membacanya kalo 1000 itu warnanya kebiruan dan kalo 10.000 itu warnanya kekuningan, dan kalo pake daylight itu biasanya sekitar 5200 an derajat kelvin”

Warna     : “lah nek kamu kok perasan ndak pernah ngutek2 WB pas motret2 sama aku”
Lambang : “hehehe aku ndak suka” jawab dengan enteng yang membingungkkan si warna
Warna     : “lho piye toh..”
Lambang : “kan aku kan sadar diri hehehe… kamukan tau kameraku cuma 400D dan lensaku cuma kit, dimana fiture setting WB ndak bisa dibuat manual padahal kan setiap ruang dan waktu berbeda-beda derajat kelvinnya. Yang artinya kalo memang bener2 mencari warna sesuai dengan warna asli musti pakek kamera yang mahal biar bisa di setting manual WB untuk akurasi yang tepat”

Warna     : “and so…” penasaran dengan pikiran si lambang
Lambang : “entah saya ini bodo atau gimana aku juga ndak tau, karena saya berfikir kenapa harus menggunakan WB kalo nanti nya menggunakan finishing di Photoshop… layaknya membuat furniture ada bahan mentah yang bagus trus nanti di finishing dengan plitur dan tetek bengek agar tambah bagus hehe..”
Warna     : “oooo…” mendengarkan ceramah si lambang dengan serius sambil mantuk-mantuk kepalanya
Lambang : “kecuali untuk poto dokumentasi, dimana nanti hasil akhir cetakannya warnanya ndak boleh jamping antar satu dengan yang lainnya. Caranya aku cari setting yang enak dan sesuai dengan keingananku trus gunakan terus setting itu dimanapun sampai acara itu selesai”
Warna     : “trussss.. fungsinya kan katamu tadi bisa di olah di finishing”
Lambang : “yah.. agar nanti nya saat pengeditan di finishing menjadi mudah untuk penyeragaman di hasil akhir”

Warna     : “kalo foto untuk karya gimana?” dengan penasaran
Lambang : “foto karya saya pakek setting yang auto aja, yah itu tadi kelemahan dari peralatan saya dan saya juga suka dengan finishing di photoshop sebab warna foto aku bisa rubah bebas sesuai dengan taste objek foto atau karakternya”
Warna     : “waduh aku malah bingung jadi intinya penting atau tidak sih”
Lambang : “kalo menurut saya penting banget dan yang penting tau logikanya hehe.. Dan juga kalo tau teknik finishing dengan baik tentu akan memudahkan kerja dilapangan dengan kamera”

Warna     : “trus..”
Lambang : “yah.. sekarang di coba aja 1 persatu setting yang ada pada fiture white balance. Cari mana yang cocok untuk kondisi pada motret untuk mendekati warna aslinya atau tentukan setting WB mana warna yang kamu suka pada waktu itu”
Warna     : “hmmm gitu yah… musti praktek dan ngapalin karakter kondisi yah..”
Lambang : “ho’oh… btw nih aku dah kelaparan nih na dari tadi”
Warna     : “oh iya hampir lupa.. peliharaan ku belum tak kasih makan yah hehe..”
Lambang : “asem..” jawab lambang merasa direndahkan
Warna     : “hehe.. ayo turun yuk kita sarapan pagi..”
Lambang : “weks.. padahal udah sore nih”

Kategori:FOTOGRAFI
  1. Juli 23, 2014 pukul 12:30 am

    Where did you learn to write so well?? I want to build my very own site and
    start earning a living from it.

  2. Juli 16, 2014 pukul 2:01 am

    Hi, superb blog article. It has really motivated to search through additional on it.

  3. Juni 14, 2014 pukul 6:07 am

    I’m contemplating installing my own personal blog site.
    Is it possible to supply a small number of tips?

  4. Juni 13, 2014 pukul 12:58 am

    If only I was able to come up with ideas quicker.
    Sooo want to get set up a site such as this.

  5. Februari 19, 2014 pukul 1:39 am

    Cheers for a terrific blogpost. Actually interesting.

  6. Februari 18, 2014 pukul 9:01 pm

    Hello there, I do believe your blog could possibly
    be having browser compatibility problems. Whenever I look at your
    web site in Safari, it looks fine however when opening in IE, it’s got some
    overlapping issues. I simply wanted to provide
    you with a quick heads up! Aside from that, great blog!

  7. Januari 25, 2014 pukul 12:29 pm

    Woah. thank you for this great writing…

  8. Januari 25, 2014 pukul 9:30 am

    The website design is stunning. This makes a massive difference when spending time on a blog.
    Well, you’ve definitely got me coming back for more..

  9. November 20, 2013 pukul 2:26 am

    I’ve been pondering whether to sell my car for a while now.
    And I really struggle to hear about fair car buyers in the
    local area – until I came across a trusted network of car dealers.

    See, trusted car buyers are quite tricky to come across on the web these
    days – unless of course, you know where has
    been recommended.

  10. November 16, 2013 pukul 1:40 pm

    Have you ever considered I would like to sell my car?

    Haven’t a clue who is good in Manchester?
    There are lots of possibilities, so it can be overwhelimg unless you are shown who you can trust.

  11. Agustus 8, 2013 pukul 11:59 am

    Way cool! Some extremely valid points! I appreciate you penning this
    post plus the rest of the site is really good.

  12. wgw sport
    Desember 30, 2009 pukul 12:25 pm

    bandung
    08562291606

  13. wgw sport
    Desember 30, 2009 pukul 12:24 pm

    jual beli pralatyan biliard/ bikin stik

  14. Agustus 17, 2009 pukul 1:04 pm

    Oyik : makasih mas oyik
    shiddieg : makasih juga mas…

    thanks apresiasinya yah

  15. Agustus 16, 2009 pukul 3:18 pm

    bagus mas bahasae ringan tapi manteb …🙂

  16. Juli 7, 2009 pukul 6:23 pm

    dapat link dari forum Mac😀

    dan enak bgt buat pemula jadi ngerti ttg WB
    thx bro😀

  17. Maret 24, 2009 pukul 2:19 pm

    sama-sama om deka. kebetulan saya suka roti jadi saya suka ama cake hehe…

  18. Maret 23, 2009 pukul 11:57 am

    Yak aku juga suka friend is four letter-nya cake he…. Makasih mas dah kasih pencerahan tentang WB and thanks for blogwalking-nya.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: