Beranda > MY MIND > Cerita Hari Minggu

Cerita Hari Minggu

kota budaya.... kota budaya...

brand yang besar tapi sembarang huh..

Pada hari minggu ku turut ayah kekota… Naik delman istimewa kududuk di muka… Disamping pak kusir yang sedang berkerja… Mengendarai kuda supaya baik jalannya…
(lirik lagu anak2 yang dulu waktu kecil aku sering dendangkan)
Semasa kecil memang seperti itu namun kini  lirik lagu itu sudah ndak relevan lagi buatku sebab aku sudah beranjak dewasa dan aku sekarang tinggal di kota

Hari minggu pagi diawal bulan april aku jalan-jalan di UGM…(hihi tumben banget saya bisa bangun pagi). Dengan membawa kamera digital dan kamera film aku momotret aktifitas disana dan berlagak seperti fotografer kondang, jepret sana jepret sini dan lirikan maut dari wanita cantik pun ku dapat yang sedang melintas didepanku. Semakin lama semakin aku bergaya yang membuah hasilkan senyuman dan lambaian tangan dari wanita-wanita cantik dengan ekspesi seperti foto di fotobox yang berada di mall-mall.

Berbunga-bunga hati ku dengan pemandangan wanita-wanita cantik bertebaran bak mentari pagi menyinari bumi. Kebanyakan dari mereka menggunakan celana pendek yang memang lagi ngetren,  tentu aku senang bisa melihat paha-paha putih dan betis yang bersih, banyak pula yang murah senyum, tak terpancar dari raut wajah mereka kerutan kecemasan.  Oooh alangkah indah pemandangan yang kudapat ini.

Tak terasa sudah 2 jam aku berada disana dengan perasaan seperti itu… dan kuputuskan untuk pulang dengan perasaan riang gembira. Namun di tengah perjalanan, mulanya aku melihat famplet yang di tempel pada sebuah tiang lampu jalan yang berjumlah 4 buah dengan bentuk lusuh dan berantakan. Sambil lalu ku berjalan di atas sepeda motorku merk pasaran, ku temui lagi seperti itu dan lagi dan lagi. Lalu kepekaan ku mulai muncul untuk meneliti, Apakah ada banyak famplet yang di tempel sembarang tempat? Itu pertanyaan yang ada di otakku saat itu.

Kuputuskan untuk mengambil gambar famplet-famplet yang membuat perasaan badmood
Masih banyak fample yang di pasang sembarang. Paling banyak di area lampu merah… sepanjang jalan affandi (jln gejayan) itu paling parah hampir tiap tiang ada famplet sampah.

Sial, malah aku sampe rumah bukannya keceriaan yang ku dapat dari wanita-wanita cantik tadi malah otakku di hiasi dengan pertanyaan-pertanyaan mengapa? Bagaimana? siapa yang salah? Peraturan gimana? saksi apa? dan seandainya aku?

Kategori:MY MIND
  1. September 23, 2014 pukul 10:29 pm

    Thanks a bunch for sharing this with all folks you actually understand what you are talking approximately!
    Bookmarked. Please additionally visit my website =).
    We may have a link exchange agreement between us

  2. Ricardo
    September 20, 2014 pukul 5:39 am

    Hi here it’s me, I amm also visiting this site regularly,
    thhis website is really good aand thhe viewers aare truly snaring good thoughts.

  3. Juli 4, 2013 pukul 6:57 pm

    I have been browsing online more than three hours today, yet I never found any interesting article like yours.
    It is pretty worth enough for me. In my opinion, if all web owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a
    lot more useful than ever before.

  4. Juni 14, 2013 pukul 7:52 am

    Your style is really unique in comparison to other people I have read stuff
    from. Thanks for posting when you have the opportunity, Guess
    I’ll just book mark this site.

  5. Mei 9, 2013 pukul 1:53 am

    Hi there, yes this paragraph is actually pleasant and I have learned lot
    of things from it about blogging. thanks.

  6. April 8, 2008 pukul 5:08 am

    Menurut sepemahaman saya sih (maaf sebelumnya), yang benar itu adalah pamflet, bukan famplet

    tulisannya bagus mas, ngajak orang berpikir
    piss

  7. Febra
    April 8, 2008 pukul 4:38 am

    wakakaka..dah ga usah dipikirin😉

    btw..mau minta tolong apa nih?? kapan saja saya siap😉

  8. Febra
    April 8, 2008 pukul 4:37 am

    wakakaka..dah ga usah dipikirin😉

    btw..mau minta tolong apa nih?? kapan saja saya siap😉

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: