Rule of third (Zone Point)
Agustus 12, 2008 at 10:55 pm | In Fotografi | 2 CommentsDiskusi antara si merah putih dan si garuda ketika malem mingguan jam 8 malem di kos-kosan… maklum mereka jojoba (jomblo jomblo bahagia) wakakkaka Si merah putih saya singkat namanya menjadi si mertih oke.
Garuda : tih apa si maksudnya third of rule kok aku tadi nguping orang pas ngobrol di warung kopi biasanya tih, aku malah bingung. Aku juga baru denger di fotografi ada gituan. Trus kayaknya mereka saling berbeda pendapat gitu tih…
Mertih : oh itu cuman garis-garis imaginer aja
Garuda : hohohoho bahasanya ngeri… kammmsutnya….
Mertih : hihihi becanda kok da… itu sebenarnya garis-garis untuk memudahkan kita secara matematis untuk membuat kesan dinamis dan seimbang dalam suatu bidang. Maksudnya dalam penempatan objek yang menjadi point of interest (POI) atau objek utama. Sebenarnya third of rule ini milik seniman lukis tapi di adopsi oleh fotografi dan ternyata sangat-sangat berguna sekali lho, walau banyak yang kontroversi di dunia fotografi antara yang meng-iya kan dan tidak. Tapi kalo menurutku berguna makannya aku jelasi ma kamu da…
Garuda : hmmmm sek sek tak ambil rokok dulu di kamarku yah..
(5 menit kemudian garuda datang dengan bungkusan rokok kretek)
Garuda : trus trus piye…. Wah dapet ilmu baru ni saya… jelasin aku sampai paham ya tih… nanti tak pijetin wes… yah.. yah.. yah
Mertih : iya.. iya.. selama aku punya yah tak bagi da… kan kita jojoba. Coba kalo aku punya pacar tak bagi ma pacarku dongggg wakakakaka
Garuda : huuuuuuu….lanjuttttttttt….
diklik gambarnya biar tambah gede yah
Mertih : ni aku punya skema yang aku buat sendiri dengan kombinasi dan modifikasi skema third of rule biar lebih enak untuk di pelajari dan dipahami hehehehe tapi yo itu menurutku lhoooo…
Garuda : iya..iya… santai aja. Aku tau banget kamu orang yang takut merasa dirimu yang paling benar..
Mertih : ah kamu bisa aja menyanjung orang kalo ada maunya hehehe.. ni skema yang aku buat. Namanya juga aku ubah sendiri menjadi zone point.
mertih : mungkin agak rumit yah ngeliatnya tapi menurutku itu menudahkan kita dalam membacanya. hihihi maafken lagi jatuh cinta ma matematika nih
Garuda : hohohoho don’t worried.. don’t worried.. Aku juga suka matematika kok.. trus bacanya gimana tuh.
Mertih : gini bilangan angka itu adalah bidang-bidang, sedangkan huruf itu garis-garis untuk membaca, dan bulatan hitam ditengah itu yang dinamakan third of rule (artinya pembagian bidang menjadi 3 bagian)
Mertih : coba pahami dulu… oh ya garis kuning itu adalah frame view finder kamera (anggap aja kita liat dengan media kamera)
Garuda : yes.. yes.. yes ketes ketes… hihihihi. Aku paham maksudnya..trus…
Mertih : nah itu agar foto kita terkesan dinamis dan seimbang maka tempatkan objek utamamu atau POI di salah satu third of rule. Kamsudnya POI mu harus terkena garis tersebut. Tapi yah itu tadi ndak semua objek berlaku seperti itu maka aku buatkan bidang.
Garuda : hohoho aku paham.. aku paham…
Mertih : oh yah aku ndak mau ngasih tau baik tau jelek POI kita di tempatkan di bidang angka berapa dan digaris mana.. supaya kamu tau selera mana yang kamu suka.. soale ada istilah dead center atau dalam bahasa ku di skema itu di posisi 5 yang katanya jika POI ditempatkan disitu foto itu menjadi jelek, tapi aku ndak setuju..
Mertih : mending coba liat referensi fotomu yang menurutmu foto istimewa trus coba di liat di mana penempatan POI nya menggukan skema diatas. Atau latian di viewfinder (jendela bidik) kameramu trus kamu coba tempat kan POImu di bidang mana dan garis mana (coba satu persatu trus bandingkan) hanya dengan latian dan latian yang bisa menentukan seleramu enak atau tidak.
Garuda : wah kata-katamu tumben bijaksana sekali…wakakaka. Hebat kamu tih buat rumus sendiri dan istilah sendiri kayak filosof aja. ndak sia-sia kamu diberi nama Merah Putih.
Mertih : yah itu hasil fantasi saya dengan mencumbui imajinasi saya waktu menjelang tidur… makanya saya ndak bisa tidur gara-gara itu wakakakakaa..
2 Tanggapan »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan sebuah tanggapan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.






heheh harus beberapa x aku baru paham hehehhehe
thanks
Comment oleh masemen — Januari 6, 2009 #
Hmm.. penjelasan ini membuat saya akhirnya memahami bagaimana Rule of Third itu terimakasih ya om.. berisi dan sangat mudah dipahami..
Comment oleh Olly — Oktober 6, 2008 #