Beranda > FOTOGRAFI > Merawat Kamera DSLR

Merawat Kamera DSLR

Mungkin kamu mampu beli kamera DSLR bahkan kamu bisa pameran tunggal foto karya-karya yang apik tapi sebagai seniman biasanya lupa bahwa kamera adalah alat yang membuat ide-idenya menjadikan nyata. Nah saran saya rawat lah kamera anda (hehehe nyambung ndak sih, binggung mau nulis apa) dah langsung pada intinya aja mau dibilang injakuasi dini juga ndak papa hehehe:

Simpan di tempat khusus
Buatlah rumah bagi kamera kita kalo kamera itu udah jadi sang istri kamu, agar sang istri bisa istirahat dengan nyaman dan sewaktu di ajak bercinta dia bisa memuaskan kamu (weduh kok jadi gini):
•    Gunakan dengan media Kaca, Fiber atau yang laen tapi jangan kayu
•    Berbentuk kotak tertutup
•    Beri pintu yang memberikan akses untuk keluar masuk dengan nyaman
•    Musti alasanya empuk. Bisa di kasih kain,busa, spon dll
•    Ukuran sesuai selera dan kebutuhan
•    Dari pada beli tempat khusus kamera (hard pack) mending cukup sediakan uang sekitar 200ribu trus datang ke tukang kaca… trus ngobrol sama mereka model dan keinginan kita. Tunggu 2 hari jadi deh.


Agar terhindar dari jamur :
•    Beri silica gel (ini biasanya terdapat di toko kimia) atau minta di apotik aja gratis kok (kalo toko apotiknya orangnya baik lho). Kira-kira 2 bulan di ganti yah.
•    Beli penyerap udara namanya “serapair” kalo punya saya merknya Bagus. Hehehe agak susah nih nyariknya biasanya terdapat di mall-mall kelas menengah. Kalo di jogja cuman terdapat di mirota kampus. Sangat efektif tuh, jadi jika serapair itu di kasih di rumah kamera kita dia akan mengotrol tingkat kelembabannya dengan dia serap. Nanti keliahatan kok air yang dia serap.
•    Rumah itu harus yang sejuk, kering dan kedap udara
•    Gunakan Teh juga bisa. Ambil teh (bukan teh celup lho.. kalo itu buat saya aja) trus kasih di wadah trus di taruh di deket kamera
•    Penggunaan lampu. Gunakan lampu 5 watt dan letakkan pada jarak kurang lebih 40cm di atas kamera. Tapi saya tidak menggunakannya karena panas yang di timbulkan oleh lampu yang berfungsi untuk menghangatkan ruang itu akan menjadi bumerang jika lampu di hidupkan sepanjang waktu dan kamera kita di pernah keluar dari situ, maka yang terjadi adalah panas itu malah merusak komponen kamera yang terbuat dari karet.
Don’t do that
•    Menaruh rumah kamera terkena cahaya langsung karena dapat merusak komponen-komponen di dalamnya. Demikian pula dengan perpindahan suhu yang ekstrem (dari panas ke dingin atau sebaliknya)
•    Penggunaan kapur barus dapat merusak jalur pada PCB (Printed Circuit Board), yaitu tempat chip-chip kamera terpasang dan beberapa elemen chip itu sendiri. Bahkan uap kapur barus itu juga dapat menodai dan membuat ‘flek’ pada lensa.
•    Menaruh kamera didalam tas kemera atau bungkus kamera dengan waktu yang lama.

Kamera dan lensa juga perlu perlu mandi lho
Kapan waktu yang tepat untuk mandi ? trus perlu sabun, sampho, dan odol ndak yah….(emang loe..hehehe). Waktu yang tepat untuk membersihkan body kamera, lensa dan alat alat yang lain adalah setelah selesai sesi pemotretan. Sampeyan musti beli alat pembersih yang komplet itu di toko kamera harganya sekitar 50 rebuan. Ada blower, kuas, oil lensa, kertas pembersi dan kain halus.
Cara mandi yang baik dan benar (halah kayak apa aja…hihihi) :
•    Pertama gunakan blower dahulu agar butiran-butiran kotoran lepas dari body dan lensa agar tidak terjadi goresan saat menggunakan lap/kain
•    Kedua gunakan kuas
•    Ketiga gunakan kain khusus yang telah di beli cairan khusus untuk membersihkan selain kaca lensa
•    Keempat gunakan kertas khusus yang telah di olesi cairan khusus untuk bersihin kaca lensa
•    Kasih cium pada kamera

Hati-hati penggunaan di kamera di pantai
Pantai anginnya sangat seger sekali bagi orang yang banyak masalah seperti saya ini tapi angin pantai itu mengandung garam yang dapat merusak dengan cepat kamera. Garam rasanya asin kalo kamu pengin tau yang artinya tidak manis, kalo manis berarti kita semua akan suka (walah oot lagi saya hehehe)
Udara pantai gampang sekali merusak kamera kita, entah itu membuat jamur atau membuat karat di benda yang terbuat dari besi di kamera kita.
Apa yang perlu dilakukan :
•    Jangan mengganti lensa dipantai karena itu menyebabkan udara yang mengandung garam masuk kedalam kamera kita
•    Gunakan lensa filter untuk pelindung lensa agar seandainya tergores atau menjamur yang pertama kena adalah lensa filternya. Biarin aja lensa filternya yang rusak kan harga nya murah sekitar 50 rebuan.
•    Jika tidak benar2 dibutuhkan untuk motret jangan di keluarkan dari tas kamera
•    Yang paling parah jangan pernah menceburkan kamera ke air laut kalo masih pengen tadi photograper. Ada kejadian tuh saking asiknya motret model di pantai dengan pakean sexsy photograpernya ikutan nyemplung di pantai trus ada ombak trus dia jatuh bersama kamera.. trus sekarang dia jadi pengangguran dah.. hahaha
•    Setelah selesai pemotrean yang harus dilakukan adalah bersih-bersih kamera tentunya diluar area pantai.. sebab secara kasat mata angin pantai yang mengandung garam itu menempel di kameramu. Hati-hati saat membersihkan karena banyak sekali butiran-butiran yang bisa membuat lecet kamera. Gunakan bolwer dan kuas dengan maksimal. Oh aksesoris yang lain juga perlu di bersihkan terutama penutup lensa, flash dan tas kamera.

Pengaman LCD
Bukan hanya saat bercinta aja yang pakek pengaman agar lebih nyaman hehehe (dasar otak kotor ..) LCD kamera kita juga butuh pengamanan karena LCD kamera biasanya gampang sekali tergores apalagi saat kita menjepret biasanya hidung dan pipi kita menempel di LCD yang membuat jadi burem dan berminyak.
Nah yang perlu kamu lakukan adalah :
•    Membeli alat pelindung yang telah direkomendasikan untuk kameramu dari pabriknya. Biasanya mahal tuh.
•    Kalo saya pakek yang murahan tapi berkwalitas yaitu menggunakan plastik pelindung LCD hand phone, biasanya terdapat ditoko Hp dan harganya sekitar 40 rebuan. Namun ukurannya pasti ndak ada yang sesuai dengan kameramu, maka dari itu cara amannya beli yang ukuran lebih gede dari ukuran LCD mu trus kamu potong sesuai dengan ukurannya. Hati-hati saat pemasangan karena pemasangan yang tidak pas menyebabkan menceng (apa yah bahasa indonesianya yah…) dan terjadi gelembung-gelembung angin pada plastik pelindung.. tapi kamu musti pasangan sendiri hehehe soalnya ditempat kamu beli pelindung itu ndak bakal mau masangin karena mereka juga ndak bakal berani masang hehehe

Pengaman Lensa

Gunakan filter pengaman lensa agar lensa bawaan terlindungi dari debu dan goresan. Beli aja di toko kamera namanya filter UV harganya sekitar 50 rebu tergantung merk. Tapi untuk kwalitas sama aja kok. Fungsinya cuman untuk pelindung aja.

semoga artikel saya ini bisa membuat temen2 mempunyai banyak temen-temen cewek cuantik-cuantik.

Categories: FOTOGRAFI
  1. Maret 15, 2012 pada 9:29 pm | #1

    iya om saya jorok uy ngurus kamera saya padahal hasil kerja keras dapet beli nya wadohhh

  2. Februari 15, 2012 pada 5:20 pm | #2

  3. Februari 2, 2011 pada 5:22 pm | #3

    tips yang bagus om.
    mohon ijin untuk re-post..
    ——————————-
    monggo om…..

  4. Made Krisna
    November 1, 2010 pada 8:56 am | #4

    Saya pemula fotografi
    pake dry box kamera untuk penyimpanannya.
    Berapa suhu aman dan normal untuk kamera DSLr dan Commender??
    berapa derajat C?
    dan Hidrometernya pada angka berapa?

    terimakasih.
    ——————————————
    waaaa kurang tau mas secara teknisnya…. mungkin meluncur langsung ke om google….

  5. Oktober 18, 2010 pada 5:34 pm | #5

    News. Todays Special Offer canada rx Evecare. No Prescription Required. Cheap drugs.

  6. Oktober 18, 2010 pada 1:52 pm | #6

    News. Todays Special Offer canada rx Dostinex. No Prescription Required. Cheap drugs.

  7. ocan
    Oktober 17, 2010 pada 4:07 pm | #7

    Mas mohon pencerahan nya ,
    saya pake D50 . dan mengalami masalah pada saat ada di ruangan ac semaleman ,
    saya pikir di dalam tas gak ada masalah eh ternyata waktu mau ambil gam bar ternyata burem dan saya liat pada berembun semua karena ac. bgt lensa saya lepas di cermin nya berembun juga …..saya gak berani cek sensor ….takut bermasalah ,Mohon pencerahan nya mas ……

    1 . apa yang harus di lakukan apabila menemui hal itu lagi
    2 . kira kira bisa mengakibatkan jamur di dalam camera dan lensa ngga mas
    terima kasih mohon info nya

  8. Oktober 11, 2010 pada 3:58 pm | #8

    News. Todays Special Offer canada rx Gastrointestinal. No Prescription Required. Cheap drugs.

  9. apasus
    September 28, 2010 pada 9:44 pm | #9

    silica gel itu kalo gak salah yang butir2 kecil itu :D
    pengering lah kasrnya yak

    serapair munkgin lbh ke ruang terbuka ya?????

    nuggu tsnya jawab ah :D

  10. studyforall
    September 1, 2010 pada 5:27 pm | #10

    Maksudnya harus pake dua2nya ato pilih yg paling bgs aja? Kl silica gel taro dkt kamera n serap air taro sebelah rumah kamera gt ya?

  11. studyforall
    September 1, 2010 pada 5:22 pm | #11

    Sama dengan mas Finan, ada bedanya ya silica gel dengan serapair (bagus)?? Thx~

  12. derliopo
    Juli 23, 2010 pada 2:44 pm | #12

    mas tau gak cara ngelepas dan memasang filter di nikon D100.??
    mau buka sendiri takut malah ngerusak..hee__mhon bimbingannya mas maklum masih pemula bgt…thnks…

  13. Juni 20, 2010 pada 3:13 pm | #13

    nice share bro

    ——————————————–
    thanks bro…

  14. Februari 15, 2010 pada 7:31 am | #14

    Fq3f6W srlaypctzuuy, [url=http://umyhshtkfdja.com/]umyhshtkfdja[/url], [link=http://exrboxqgzknn.com/]exrboxqgzknn[/link], http://qldjchemqvdo.com/

  15. bagus09
    November 20, 2009 pada 6:28 pm | #15

    wehh makasih tipsnya mass,,,,minimal taruh di tas berapa lama nih??di dalem tasnya sudah di taro silica gel ,,
    ——————————————————–
    jangan lama lama mas paling maksimal 3 hari (ini menurut pengalaman saya lho)
    lebih baik di suhu yang normal agak anget dikit jangan lembab.

  16. Ratih Haswidya Sukardi
    November 2, 2009 pada 4:50 pm | #16

    begini mas angkasa, tapi sebelumnya makasih loh atas tips2xnya. saya mau tanya kok di lcd saya kaya ada titik2x bekas kotoran nempel yhaa?? kaya ada serbuk pohon nempel tapi ga bisa dibersihin, saya pikir tadinya itu jamur… hhuuhh udah pucing neh… heheh
    ————————————————-
    sebelumnya makasih dah mampir dan komen….
    wah kalo itu saya kurang tau karna ndak bisa liat langsung… mungkin kirim foto di emailku aja nanti tak analisis.
    setau saya selama ini belum pernah dapat kasus ada jamur di lcd baik di kamera teman-teman saya…

  17. November 24, 2008 pada 2:15 am | #17

    Trims, mas Angkasa. artikelnya sangat membantu pemula seperti saya. Salam MWI
    ————————————————-
    sama-sama mas semoga bisa membantu…
    kalo ada bingung atau bimbang boleh tuh sharing sharing mas….
    hidup MWI hehehe

  18. Juli 27, 2008 pada 9:13 am | #18

    @finana akbar : beda om… harga dan bentuknya wakakakaka….
    kalo tak raba-raba kayaknya sama kok om fungsinya…
    tapi efektivitas mungkin yang beda….

    @suneyo : walah dek suni toh kok namanya suneyo….
    iya dek suni… udah aku add nih..

    thanks dah pada mampir

  19. SUNEYO
    Juli 22, 2008 pada 12:40 am | #19

    HELLOW….MAS ANGKASA….!!
    KALAU AKMERA DI TARUH DI TAS TERUS…!!!
    WHAT HAPPEN…..?
    NE YMKKU DI ADD Y?IAM_SUNEYO

  20. Finan Akbar
    Juli 18, 2008 pada 3:19 pm | #20

    Wah sangat menarik pak.. apa lagi bacaannya dikemas dengan celetukan yang khas… apa seh??? hihihi..

    tapi ada bedanya ya silica gel dengan serapair (bagus), kan sama sama menjaga kelambapan udara??

    Makasih ya info nyaa.. hidup MWI.. lho?

  21. Juni 8, 2008 pada 3:43 pm | #21

    mari mari silahken…
    semoga bermanfaat yah…
    jangan lupa kritik pedasnya yah

  22. Juni 7, 2008 pada 10:16 am | #22

    threat the camera like your wife..
    menarik nih om :)

  23. Juni 2, 2008 pada 3:11 pm | #23

    wah menarik tambang nih

  24. Mei 8, 2008 pada 10:21 am | #24

    jangan di paksa diciumin terus om kameranya.. coba di beri rumah yang nyaman om pasti nanti kameranya akan lebih enak dalam melayani kita om dan memberikan sesuatu yang lebih dari sekedar ciuman om hehehehe

  25. Mei 8, 2008 pada 9:27 am | #25

    wah menarik om.. kamera saya kebanyakan diciumin ampe lupa harus punya kamar yang nyaman :D

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.